Salam Kenal!

Bismillah..

Salam kenal, perkenalkan saya Chairani. Panggilan saya Rani. Beberapa orang memanggil saya Dea karena banyak yang bilang saya mirip artis Dea Imut 😀 Jangan sampai muntah ya.. Hehehe..

Saya adalah Founder (Istilah keren jaman sekarang) Twiko. Lebih spesifik saat ini di dunia hijab karena Alhamdulillah saya mendapatkan hidayah insyaa Allah istiqomah untuk menutup aurat.

Saya lahir di Jakarta hampir 36 tahun lalu. Merantau ke Bali hampir 11 tahun. Tidak pernah berfikir akan tinggal di Bali. Qadarallah, kita tidak pernah tahu skenario hidup kita.

Pada usia 30 tahun, saya baru mengenakan hijab, setelah perang dengan logika dan ketakutan akan rejeki beberapa tahun sebelumnya. Terlebih tinggal di Bali.

Tidak pernah terfikir justru di Bali saya menjemput hidayah. Membuat saya mantap untuk menutup aurat meski tahu ujian tidak akan pernah berhenti dan justru akan lebih banyak setelahnya.

Tinggal di Bali, dimana islam adalah minoritas menjadi tantangan sendiri buat saya atau mungkin muslimah yang lain. Bekerja di lingkungan yang juga sangat jauh dari mengingat Allah. Mungkin banyak yang bilang, iman tergantung niat kita, dimana pun kita berada. Untuk sebagian kecil orang yang dipilih oleh Allah mungkin bisa. Tapi tidak untuk sebagian besar. Karena lingkungan punya pengaruh yang sangat besar. Saya meninggalkan keluarga dan teman teman terbaik saya di Tangerang dan Jakarta.

Dulu saya adalah orang yang menganut yang penting hatinya saja yang baik, kita berbuat baik ke sesama (malu kalau inget pemikiran tersebut). Padahal sudah jelas perintah Allah, kita sebagai muslimah harus menutup aurat. Karena melihat foto mayat dikafani, membuat saya takut dan akhirnya mantap untuk berhijab. Mengapa harus menunggu kita mati baru menutup aurat?

Memang tidak mudah untuk mendapatkan hidayah, namun pertanyaannya adalah apakah kita sudah sekuat tenaga untuk menjemput hidayah tersebut yang sebenarnya sering kita temui namun kita selalu abai? Tidak harus sempurna di awal, namun tetap harus dibarengi dengan ilmu dan bersama orang orang yang mempunyai tujuan yang sama.

Sampai saat ini saya masih belum sempurna, masih terus dan harus terus belajar. Doa saya untuk teman teman semua yang membaca, agar dimudahkan untuk mendapatkan hidayah dan kita selalu istiqomah. Semoga kita dapat bertemu kembali di surga-Nya. Aamiin..

 

 

Denpasar, 30 12 2019

 

Rani

Merasa Lebih Mulia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related posts

Navigation
Close

My Cart

Close

Wishlist

Recently Viewed

Close

Great to see you here !

Already got an account?

Close

Categories